Assalamualaikuum

Welcome! Selamat Datang! Sugeng Rawuh!

disini aku bercerita, bercita dan bercinta bersama kata.

tak ada yang perlu kusembunyikan dan kututupi dari dunia, aku percaya saat aku bercerita hal besar padanya, dunia akan menceritakan hal dahsyat padaku.

cita citaku sepenuhnya ada padanya, kata. aku percaya melebihi apapun, kami akan selalu bersama.

aku tak percaya cinta pada pandangan pertama, tapi aku percaya cinta pada kenyamanan pertama. tak ada yang lebih membuatku nyaman kecuali kata.

Tampilkan postingan dengan label Luv ya :*. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Luv ya :*. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Januari 2016

something



Teruntuk kamu, kenapa kuliahmu harus begitu panjang prosesnya? 
Kepada diri sendiri, kenapa kalau mau nikah harus punya gelar magister dulu??

Yuh! Frontal banget kan kalimat diatas itu. Okta pengen nikah? Well... IYA! Detik ini aku berpikiran iya, walau buntut dari sebuah pernikahan bakalan gak gampang dan tentu saja panjang. Ya mau gimana lagi, aku lelah dideketin om – om :/ entah dilihat dari sudut mana, tapi kok rasanya para om itu nglihat aku tuh rabi-able banget. wierd -_- 

Kamis, 24 Desember 2015

Curhat :)



Gak punya HP, gak ada temen di kos, TV nayangin acara yang sama, Dicho di Wates, jadilah dengan koneksi yang mendrap mendrip ini aku onlen. 

Dear Diary...
Beberapa hari terakhir rasanya berat, masalah menghantam bertubi - tubi. Kalau biasanya masalah dan solusi datang bergantian, yang aku dapetin akhir tahun ini malah masalah yang datengnya kaya hujan, rombongan! Lebih terasa berat saat ga ada teman bicara, secara aneh dan misterius aku jadi agak pendiam dan introvert. Serius aku kaget sama perubahan ini. 

Minggu, 01 November 2015

Mekanisme Jatuh Cinta (2)



Lanjutin postingan blog kemaren ya, tentang mekanisme jatuh cinta 1. Untuk kedua kalinya, diawal tulisan saya, saya ingin peringatkan temen- temen.. Tulisan ini bener – bener Cuma curhatan sata, jadi gak penting banget buat kalian semua baca. So stop it now atau nyesel udah baca tulisan gak penting saya. 

Saya penulis. Maka dari sana, saya mudah jatuh cinta lewat pesan atau chat. I dont know how could it be and where is the speciality. Saya sukaaaa baca chat paaaaaanjaaaang, whatever is it. Curhatan, puisi, pengakuan perasaan, pandangan, everything. Sejujurnya, saya dulu punya gebetan, dia nggak good looking good looking banget, pinter juga engga, karakternya agak blangsak, tapi... kami bisa deket banget karena dia rajin kirim pesan pendek. Berasa cewekmurahan banget deh kalo kaya gini, hahaha :D

Mekanisme Jatuh Cinta (1)



31 Oktober 2015, the last day of a lovely month :)

Lagi gabut (istilah teranyar untuk ‘kurang kerjaan’) nih di kos, yang lain pada malem mingguan ketika patjar saya lagi istirahat tjakep di asramanya di RS Wates. Sedikit info, gegara badai koass melanda, saya jadi jarang ketemu sama patjar tjakep saya itu (kemudian reader muntah semua). Nah, karena ke-gabutan ini, jadilah saya ngeblog aja. Ngomongin apa yaa??? 

Ah ada ide, tapi sebelumnya, saya berikan peringatan pada para readers. Kalau tulisan ini akan benar- benar nggak penting buat kalian, karena ini 100% tentang author. Judulnya, mekanisme jatuh cinta. 

Rabu, 14 Oktober 2015

Remember the Scene



Diiringi instrumen manis tanpa vokal, aku masuk dalam potongan film hitam putih yang diputar perlahan. Film yang tanpa perlu publikasi menggunakan poster besar apalagi masuk layar lebar, tapi ketenarannya sudah membuatku kewalahan, namanya: masa lalu. Faktanya memang begitu, kedigdayaan masa lalu hanya membutuhkan beberapa detik untuk kembali merayapi ingatan kemudian menguasai pikiran, celakanya aku tak memiliki suplai tenaga untuk melawan.

Selasa, 06 Oktober 2015

Love Epic



Di matamu, sudahkah aku menjadi semempesona dirimu... di mataku?  

Sebuah grand piano berwarna hitam berdiri anggun ditengah ruangan luas dengan tembok bercat putih, krem dan salem di beberapa bagian. Tuts piano itu ditekan tidak berurutan sehingga mengalunlah sebuah irama manis menenangkan.

Semakin aku  menuruni anak tangga, semakin jelas irama syahdu itu terdengar ditelingaku, kemudian sayup - sayup aku juga mendengar suaramu, melantunkan sebuah tembang lama. Aku ikut ber na na na na dalam hati, aku tak butuh lirik, karena sepenuhnya aku ingin menikmati kamu dan piano itu. 

Minggu, 19 April 2015

Lelah?

Selamat malam kamu, lama tak bersua lewat rangkaian kata, sekarang kamu ada dimana? 
Aku masih berdiri ditengah ingatan ini, apa masih familiar jika aku menyebutkan beberapa kata kunci seperti : tahun baru, Norah Jones dan...tentu saja kembang api. 
Apa kamu mengingat sesuatu?


Hari kesembilan bulan januari adalah hari kedua kita bertemu di tahun ini. Terimakasih, sudah meluangkan waktu di tengah jadwal ujian yang padat itu. Bahkan kamu tertidur hampir 30 menit di dalam mobil. Aku menghabiskan jagung bakar rasa pedas manis, tak kuasa memintamu membuka mata.
Aku ingin begitu saja, melihatmu terlelap tanpa rahasia.

Selelah itukah?




Jumat, 12 April 2013

Paragraf


Kau dan aku dalam paragraf

Jadi, siapakah kau dan aku??

Kita adalah huruf yang disusun menjadi kata, disisipi dengan tanda baca dan menjadi berarti dengan spasi. Lalu paragraf itu menjadi karya kita yang dibaca ratusan pasang mata. Kau dan aku yang memilih sendiri komposisi hurufnya, entah untuk membentuk formasi cerita bertajuk bahagia atau sengsara.

Selasa, 06 November 2012

Berpura - pura


Baiklah, jika berpura pura adalah satu satunya yang mampu meredam lukaku. Aku akan berpura pura selamanya hingga aku lupa jika aku sedang berpura pura, ya… aku akan memulai dari hal kecil yang selalu kau katakan.

Kau yang selalu memintaku bersabar menunggu waktu mengantarkan kita berada pada satu masa, dimana kita bisa bersama tanpa diganggu jadwal ujian. Kau mengatakan semua ini akan terlewati dan kau minta agar aku tak marah atau sedih, kau minta aku baik baik saja. Juga kau yang selama ini memintaku membiasakan diri jauh darimu, menyamankan diriku sendirian. Kau minta aku mengacuhkan semua bayangan dan rasa rinduku padamu. Kau bilang… mulailah dengan berpura pura.

Senin, 05 November 2012

Menikam Hati


Karena dalam keadaan ini aku harus memenangkan cintamu
Aku harus mengalah untuk melajutkan apa yang benar, yaitu setelah aku bersikeras mendefinisikan akhirnya aku bersusah payah untuk menolaknya. 

Aku harus kembali meggunakan logikaku, berfikir. 
Jika sempat aku mengabaikan perintah otakku,... kali ini aku harus benar benar egois, dan tega.

Tega melupakan sebuah rasa untuk membunuhnya, yang akhirnya walau sekejap saja tak bisa kuingkari.

Aku harus berani menyakiti diriku sendiri. Sebentuk "menikam hati", setiap rasa itu berkeliaran disekitarku. 
Rasa yang hadir silih berganti setiap detik menemani lamunanku. 

_______
edited,
Yogyakarta, 2318051112

Jumat, 12 Oktober 2012

How many more times do you want me to struggle?


Ketika seluruh dunia mengatakan aku sempurna, kau adalah satu satunya orang yang membuatku merasa aku terlahir cacat. Cacat tanpa satu bahasa, yaitu.. bahasa untuk mengerti keinginanmu. Kalau perbedaan benar benar indah adanya… Bisakah kau jelaskan kenapa kau selalu ingin membuat perasaan kita sama? Sama - sama sayang, sama  - sama sabar, sama - sama mengerti dan sama – sama sama… kenapa tidak kau relakan perasaan kita mengalir berbeda? Dan kau tahu, aku juga… sama.

Masih sama seperti dulu, sejak seorang pangeran jatuh cinta pada gadis jelata. Aku masih merasa menjadi buruk rupa setiap bersanding denganmu. Aku mengasihani diriku sendiri, tapi aku menghargai cintaku yang murni. Demi apapun, aku tak pernah menyayangi seseorang sedalam aku pernah menyayangimu. Kurasa aku mampu menjadi seperti logam yang kuat, mempertahankanmu dan kita. Nyatanya… saat logam itu ditempa berkali kali, logam itu menjadi tipis dan rapuh juga, kan?

Minggu, 12 Agustus 2012

NostalGila!!


Dan ini benar benar gila karena aku berani buat bener bener posted tulisan gila ini.
Sebelumnya. Perhatikan ini

:: Kalau orang bilang kisah cinta yang paling berkesan itu CINTA PERTAMA, CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA, atau CINTA SEJATI, hal itu tidak berlaku bagiku KARENA SEMUA KISAH CINTA MEMILIKI BAGIANNYA DIHATI KITA::

Tampang boleh imut dan sering dianggap masih SMP *jangan berekspresi tak percaya, karena dulu saat aku SMA pernah dikira kelas 3 SD =,=*, tapi sebenarnya track record-ku dalam urusan love story tuh sadis abis :D. Aku masih nyimpen semua kenangan itu di freezer otakku biar beku dan awet. So, saat aku kangen, bisa aku masukin kenangan itu ke microwafe biar anget dan aku bisa ngakak guling kalau nostalgila dengan itu.

Menurut catatan sejarah *what?* Aku termasuk cewek yang amat sangat susah buat terkesan, susah buat kangen, nge-fans orang pun angel,  nah bisa kebayang kan gimana susahnya aku buat jatuh cinta. It seems like nungguin kaktus berdaun, yang artinya bisa tapi susah dan buth waktu lama. Meski begitu, entah mengapa predikat heartbreaker melekat kuat padaku sejak dulu kala. do you know why? Lets cekidoot..

Selasa, 20 Maret 2012

!@#$%^&*()_

Really want to hug you now :(
Banyak orang bertanya padaku, bagaimana kisah cinta kami dahulu hingga kami bertahan seperti ini. Kemudian, hatiku retak menjadi dua kepingan, perasaan yang tak mau menyatu menjadikan hati ini terasa sakit saat berusaha menjawabnya. Entah perasaan apa itu..

Aku duduk termengung ditengah keramaian orang, mereka berbincang, bercinta, dan bercerai dihadapanku. Mereka lalu lalang tak menghiraukanku, tapi beberapa singgah dan bercengkrama sebentar denganku. Tak perlu dunia menyadari jika mataku tertuju pada satu titik. Titik yang sedikit menyenangkan dan selebihnya menyakitkan, untukku nikmati sendirian. Aku tak beranjak dari tempatku tapi mataku terus mengekor titik itu. 

Jumat, 10 Februari 2012

Judulnya Rindu


Begitu klasik
Secangkir kopi, alunan Jazz dan setumpuk kenangan berwarna hitam dan putih yang hanya kusimpan diingatan
Rindu, setengah mati rasa ini buatku sakit jiwa
Pepohonan penat menanti
Berdiri kaku, beku.
Membosankan tanpa rindang yang semusim lalu meranggas.
Hampa
Seharusnya hapus saja, tak sisanya
Semua! Semua!




Kamis, 17 November 2011

Mengukir Kenangan di Masa Muda

Iiiyyh, FREAK banget nggak sih judulnya?! Mungkin yang in your mind itu ‘’hallaah paling juga gitu gitu aja”. Yep! Absolutely right! Emang ‘gitu gitu aja’ -buat kalian- buat aku iniii um..apa ya, e… em… u… duh malah jadi speechless, haha.

Um.. nggak ada planning hari ini, Cuma ya.. pingin pulang. But it perfectly, failed!! Why? Chek this out…

Jam 10 pagi HP q jerit jerit pas aku lagi *lagi lagi* Online… Telp dari unyu tersayang.  ‘Hallo..’ dan bla bla bla.. akhirnya kita sepakat buat ketemuan. Oke.. aku mandi dan berdandan ala kadarnya, and the strange thing. Aku pake high heels… padahal kan aku favorit pake flat shoes yang pastinya lebih comfort di kaki.