Assalamualaikuum

Welcome! Selamat Datang! Sugeng Rawuh!

disini aku bercerita, bercita dan bercinta bersama kata.

tak ada yang perlu kusembunyikan dan kututupi dari dunia, aku percaya saat aku bercerita hal besar padanya, dunia akan menceritakan hal dahsyat padaku.

cita citaku sepenuhnya ada padanya, kata. aku percaya melebihi apapun, kami akan selalu bersama.

aku tak percaya cinta pada pandangan pertama, tapi aku percaya cinta pada kenyamanan pertama. tak ada yang lebih membuatku nyaman kecuali kata.

Tampilkan postingan dengan label Motivation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivation. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

let me cry, to make me better


Dinginnya angin malam menjilati jemariku yang sedang menari nari mengaduk segelas minuman rasa tiramisu yang masih saja panas. 

Aku melihat layar HPku dan aku melihat angka 22.48 WIB. Aku masih ingin ditempat ini, aku tidak ingin beranjak.

Ku lihat ruangan kaca disebelahku, masih penuh sesak. Mereka melakukan aktivitas masing masing tanpa memperdulikan aku sedang memperhatikan mereka yang terlihat terlalu bahagia malam itu. Didepan TV flat terlihat segerombolan lelaki riuh mengikuti siaran langsung bola, beberapa meja hanya menampakkan penghuninya memainkan laptop atau sekedar bergosip.

Selasa, 10 Januari 2012

Qoutation 1


When you are dreaming a big thing and situation broke it off. Never mind, the piece of your big dream still big. And you can realize your big dream by realize the piece, first... :)

Rabu, 07 Desember 2011

Episode Anak Ayam


Aku mengalihkan pandanganku, ada anak ayam yang kehilangan induknya, kasian sekali ayam itu. Pasti dia sedang kebingungan dan ketakutan. Dia berjalan sendiri sambil terus berteriak, mungkin teriakan itu bermakna meminta tolong, atau bisa jadi lapar.
Ayam kecil itu masuk dapur Ibu, ibu mengusirnya, dia masuk lagi, ibu mengusirnya lagi, ayam itu tak lelah masuk dapur, mungkin dia menemukan sesuatu yang menarik disana, dan ibu juga terus mengusirnya.
Aku diam terus menatapnya, apa kau juga ingin mengajariku sesuatu ayam kecil?
Agaknya ayam itu juga mengajariku sesuatu, tentang kegigihan, walau dia sendiri, tanpa induknya. Dia berkali kali tak menggubris ibuku yang mengusirnya keluar dapur. Sampai akhirnya Ibuku membiarkan kan ayam kecil itu masuk dan memberinya sekepal beras.
Akupun akan menjadi ayam itu, gigih dan tak mendengarkan kata orang lain, aku hanya akan mengganggap aku tak mengerti bahasa mereka. Dan menutup mata agar tak melihat ekspresinya. Sampai akhirnya mereka lelah dan mengalah, aku akan merelakan diriku menang karena kegigihan dan usahaku.



Ngawi, 28 Juni 2011
Dengan misi : membebaskan diri dari jerat pikir yang jenuh

Minggu, 04 Desember 2011

Marry?


“Aku hanya bisa terdiam dalam kekagetanku. Aku bingung harus berekspresi bagaimana. Tersenyum tipis atau tersenyum lebar. Sejujurnya aku ingin berlari girang dan melompat setinggi mungkin, aku tak pernah sebahagia inii”
***

Minggu, 13 November 2011

Nasihat untuk diri sendiri

ini adalah re-post dari note di facebook saya.
semoga teman teman menemukan 'sesuatu' dari tulisan saya ini
Selamat Membaca ^^


Jangan terlalu mendongak keatas!
-banyak orang yang jauh lebih hebat dan beruntung darimu, membandingkan diri dengan mereka hanya akan membuatmu minder, bersedih dan tidak segera memulai langkahmu-

Jangan terlalu menunduk kebawah!
-melihat orang yang lebih terbatas darimu hanya akan membuatmu merasa iba atau sebaliknya, sombong-

Jangan memandang terlalu jauh!
-kau bisa terlena dan mengorbankan hari ini, kau mungkin akan terfokus pada masa depan yang masih kau pertanyakan-

Jangan terlalu sering menoleh kebelakang!
-pahitnya masa lalu akan memburamkan pandanganmu untuk mencapai tujuan hidupmu yang sebenarnya-

Tidak terlalu sering menoleh kanan kiri!
-melihat reaksi orang yang berkomentar negative tentangmu akan membuatmu salah tingkah-

Jadi..
Peganglah impianmu, Berusaha semampumu, Tekun berdoa, Peduli pada sesama.. dan menikmati hidup! Karena tidak ada yang lebih menyenangkan daripada itu ^^



Ngawi, 4.46 07 November 2011
Setiap manusia hidup dengan standar masing masing
Jangan membandingkan kelemahanmu dengan kelebihan orang lain!
Karena kau cenderung akan lupa kelebihanmu yang tidak dimiliki orang lain





Selasa, 18 Oktober 2011

LifE iS NevEr FLaT

Pak tua itu kembali membawa segelas air, air yang hijau keruh seperti jamu! “Minumlah…!” ucapnya pada pemuda yang berdiri sepinggir telaga saejak tadi
Pemuda itu dengan tenang meneguknya dan sempurna menyemburkannya “pahit!”
Pak tua itu menarik pemuda ketepi telaga, menuang air itu ketelaga. Setelah beberapa saat pak tua itu mengambil air telaga, “Minumlah…!”
Pemuda itu mengernyitkan keningnya, meneguknya, ia berucap “segar!”

---
Hm….Untuk segelas sesuatu yang pahit yang biasa kita sebut masalah, dapat kita selsaikan dengan satu hal yang sangat sederhana. Semuanya tergantung bagaimana kita menyediakan tampat untuk semua masalah kita, lapangkan hati kita.. seperti telaga.. sampai segelas masalah yang pahit itu terasa tawar… dan akhirnya kitapun dapat belajar untuk menjadi lebih baik dari masalah kita

___Cause life is never flat__

Minggu, 09 Oktober 2011

Tuhan Tidak Lupa

Dia itu maha adil dan tidak mungkin lupa.
Tuhan berjanji, untuk mengurus semua makhlukNya.
Dia tidak lelah. Dia abadi
Tuhan juga berjanji, untuk melimpahkan masalah yg sanggup kau atasi, dengan baik!
Tuhan juga berjanji, akan menuruti kita asalkan kita berusaha.
Dan Tuhan tak akan lupa pada janjiNya

> kenapa harus merasa terpuruk? Padahal Tuhan mengurus kita


> kenapa harus merasa sendiri? Padahal Tuhan begitu dekatnya


> kenapa harus bersedih? Padahal Tuhan tau yg terbaik untuk umatnya.


Kepada semua hati yg gelisah..

Tenanglah ^^. Tuhan memberikan bayaran yg sangat pas. Dia adalah hakim yg paling adil
Tenanglah.. Sungguh Tuhan tidak lupa pada janji janjinya,

Berpandangan Objektif, ya..

Mulai sekarang aku mengubah sedikit cara pandang ku. Untuk melihat dunia seperti apa adanya dunia, bukan seperti apa yang mau aku lihat. Karena apa yang aku lihat cenderung subjektif. Karena mata manusia tertipu oleh apa yang ia sukai.
Jika suka, semua akan mudah. Tapi jika tidak suka, semua akan menjadi susah. Tapi mulai sekarang semua akan berubah, aku akan melihat dunia seperti apa adanya dunia. Aku tak mau mempersulit diriku hanya karena aku tidak suka. Aku akan belajar, dan harus bisa

Kata Chairil Anwar, dia mau berlari untuk hilang semua perih dan pedih yang ia derita. Tapi menurutku, dengan berlari hanya akan menambah perih dan pedih saja (karena aku amat tidak suka hal itu). 

Padahal, apa sebenarnya yang dimiliki dunia? Tidak berlebihan seperti Chairil Anwar, juga tak keterlaluan seperti aku. Mulai sekarang aku akan melihat dunia seperti apa adanya dunia. Berlari itu.. mengangkat kaki  secara berurutan lalu mempercepat tempo langkahnya. Hanya itu, tak lebih dari itu. Dan tak kurang dari itu.
Tidak berarti aku membatasi hidupku dangan pandangan dan pemikiran yang sederhana. Aku hanya belajar untuk menjadi objektif. Jika aku masih bertanya dan menganggap berat sesuatu. Hal yang aku lakukan adalah menuliskan pertanyaan lalu membiarkan jemariku terus mengulur tinta, sampai akhirnya menuntunku pada jawaban yang dimaui hatiku dan dibenarkan duniaku.

Ngawi, 28 Juni 2011




Sabtu, 08 Oktober 2011

Menjadi Pribadi BESAR

Aku mengikhlaskan diriku hidup menjadi pendamai hati ku, dengan merilekskan pikiranku, lalu memasrahkan urusan kepada Tuhanku. Terus berpositif kepadaNya. 

Aku tidak mau langkah besarku tersendat oleh masalah kecil. Karena sebelum mendapatkan masalah yang besar, aku tetap belum bisa dikatakan DAPAT MENGATASI MASALAH BESAR. Pasdahal, orang besar adalah orang orang yang bisa mengatasi MASALAH BESAR mereka.

Dengan sekuat tenaga, dan niat yang luar biasa. Hati ini akan mencegah agar mulut tidak lagi mengeluh.
Ketika sebuah kenakalan kecil muncul, seperti iri kepada orang lain atau merasa menjadi manusia paling sengsara didunia. Akan kutarik segala pikiran negatifku, dan berucap “Tuhanku, aku percaya Dirimu hebat luar biasa. Aku tidak akan menyesali nasibku kali ini. Ini yang Kau berikan, aku yakin ini yang terbaik. Aku percaya, Dirimu paling hebat dari sisi mana saja”. 

Lalu kulanjutkan perjalananku, bahkan sampai aku tidak sadar jika aku sedang menjadi ORANG BESAR. Karena aku merasa tidak ada masalah yang tak bisa kulalui, karena aku.. bersama Tuhanku